Jumat, 19 November 2010

Posessiv - Pengantar

Blick auf die Elbe in Dresden von Gerhard T./ Sungai Elbe di Dresden, karya Gerhard T.


Untuk menyatakan kepemilikan dalam bahasa Jerman, Ada beberapa cara :

1.      menggunakan bentuk possesiv
ich --> mein
du --> dein
er --> sein
sie --> ihr
es --> sein
wir --> uns
ihr --> euer
sie --> ihr
Sie --> Ihr

Beispiel :
Das ist mein Buch.
Das ist ihre Kamera.

2.      menggunakan präposition von
Das ist das Buch von mir.
Das ist die Kamera von Anna.
Das ist die Kamera von ihr.

3.      menggunakan Genitiv
Das ist das Buch des Vaters.
Das ist die Tasche der Frau.
Wir trinken die Limonade des Kindes.
Sie lesen die Briefe der Leute.

Das ist Karens Auto.
Die Berliner Mauer = Tembok Berlin

Penjelasan lebih lanjut akan diberikan pada postingan berikutnya.

Kamis, 11 November 2010

Bertanya jam dan waktu

Orang Jerman terkenal selalu tepat waktu. Sebenarnya tidak  juga karena orang Jerman juga kadang-kadang terlambat.  Dalam postingan ini akan dijelaskan hal-hal mendasar mengenai waktu atau jam. 

Menanyakan waktu 
Ketika bertanya kepada seseorang, kita membuka pertanyaan dengan  frasa :Entschuldigung! atau Verzeihung! (Permisi, maaf). Kedua frasa ini bisa digunakan baik formal maupun informal.

Cara formal untuk menanyakan waktu adalah :
“Können Sie mir sagen, wie spät es ist?” (Bisakah Anda memberitahukan, jam berapa sekarang?)

Cara informal untuk menanyakan waktu adalah :
“Kannst Du mir sagen, wie spät es ist?” (Bisakah kamu memberitahukan, jam berapa sekarang?)

Atau kita bisa langsung bertanya :
“Wie spät ist es?” (Jam berapa sekarang?)

Menyebutkan jam  
Ada 2 cara untuk menyebutkan jam dalam bahasa Jerman, yaitu: 
“Es ist … Uhr.” atau “Es ist um …”. Keduanya berarti : "Sekarang jam . . . " atau dalam bahasa Inggris “It is … o’clock.”

Perbedaan satu-satunya antara dua bentuk kalimat ini adalah 
“Es ist … Uhr” bisa digunakan untuk semua angka dari 1 sampai 24
sedangkan
“Es ist um …” hanya bisa digunakan untuk angka  1 sampai 12.

Contoh kalimat :
“Es ist EIN Uhr.” / “Es ist um EINS.” 
Jam 1.(It’s 1 a.m. / o’clock.)

“Es ist fünf Uhr.” / “Es ist um fünf.” 
Jam 5.(It’s 5 a.m. / o’clock.)
“Es ist zwölf Uhr.” / “Es ist um zwölf.” 
Jam 12.(It’s 12 o’clock.)

“Es ist dreizehn Uhr.” /  
Jam 1 siang.(It’s one p.m. /  o’clock.)

“Es ist fünfzehn Uhr. /  
Jam 3 sore. (It’s 3 p.m. / o’clock.)

“Es ist vierundzwanzig Uhr.” 
Jam 12 malam. (It’s 12 o’clock.)


Bisa dilihat adanya sedikit perbedaan ketika menyebutkan jam 1.  Jika menggunakan kalimat “Es ist … Uhr.” kita harus menyebutkan angka 1 sebagai  EIN dan jika menggunakan kalimat  “Es ist um …” kita harus menyebut angka 1 sebagai EINS.

Jika datang terlambat misalnya ke pesta pribadi, katakanlah yang akan dimulai jam 8 malam. Orang Jerman tidak akan marah, jika kita muncul lebih lambat dari waktu yang telah ditentukan. Tetapi akan lebih baik, jika tuan rumah diberitahukan sebelumnya. 

Orang Jerman menganggap hal yang tidak sopan, jika kita muncul satu atau dua jam terlambat tanpa pemberitahuan sebelumnya. 

Kembali ke contoh pesta yang dimulai jam 8 tadi. Anda diharapkan tiba antara jam  7:55 (jangan tiba lebih awal) dan jam 8:15.

Seandainya kita tidak bisa datang pada periode tersebut, ada sejumlah frasa untuk hal itu : 

Ich komme etwas später. = Saya akan tiba lebih lambat.(Dengan frasa ini, asumsi kita terlambat kurang lebih 30 menit)

Ich komme etwa eine Stunde später. = Saya terlambat kira-kira satu jam.
Ich komme so gegen 21 Uhr. = Saya tiba kira-kira jam 9.
(Kedua frasa ini memungkinkan kita untuk tiba antara jam 8:45 dan 9:15.)

Intinya, buatlah waktu kedatangan anda setepat mungkin. Dan coba tiba di tempat tersebut 15 menit sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan.

Senin, 08 November 2010

Kamus Saku Langenscheidt

Buat yang suka bepergian, tapi tetap ingin belajar atau menghapal kosakata bahasa Jerman, bisa menggunakan kamus mungil ini. Bisa masuk kantong :) Ukurannya lebar 7,5 cm, panjang 10,5 cm dan tebal 2 cm.


Kosa katanya lumayan. Terdiri dari 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Jerman. Bahkan di bagian belakangnya terdapat daftar makanan Indonesia dalam bahasa Jerman, walau makanan tersebut jadi panjang namanya. Karena nama makanan tersebut menjelaskan proses pembuatannya. Cek sendiri deh, biar tau :)

Kekurangannya, tidak terdapat jenis gender untuk setiap benda, perubahan plural dari singular dan genitif. Dan tentu saja, kosa katanya tidak sebanyak kamus yang saya posting sebelumnya.



Pertama keluar sekitar 4 atau 5 tahun lalu harganya Rp 15.200,-. Harga sekarang Rp 35.000,- (November 2014). Kalau mau beli dengan saya bisa. HP saya 0812 8115 0858 (bisa WA), Pin BB 52fe3512. Harga di luar ongkos kirim. 

Catatan : 
Kalau membuat karangan, jangan langsung comot kata dari kamus yah. Karena setiap kata dalam bahasa Jerman memiliki penggunaan tersendiri dalam konteks tertentu. 

Saya sering menemukan kalimat-kalimat ajaib dari murid saya, karena mereka mencomot kata-kata langsung dari kamus. Cara mudah adalah menghafalkan satu kalimat langsung, bukan sepotong-sepotong.

Sebagai orang yang belajar bahasa asing, kita mesti rajin baca berbagai macam bacaan, sehingga kosa kata kita makin kaya.





30 buah kamus bahasa Jerman dikirim untuk para pembelajar bahasa Jerman di kota Makassar. Tentu saja sudah banyak yang membeli kamus Langsenscheidt ini dari saya dalam jumlah satuan atau 5 buah dan dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. 
Sukses ya belajar bahasa Jermannya. Alles Gute zum Deutschlernen! 

Jumat, 05 November 2010

Kamus Indonesia - Jerman

Ketika mengarang atau bercakap-cakap, terkadang kita mentok dengan kosa kata yang sudah kita punyai. Untuk itu, mau tidak mau kita membutuhkan kamus Indonesia - Jerman. Kamus ini disusun oleh Adolf Heuken juga. 


Saya sih jarang pakai kamus ini. Seumur-umur belajar bahasa Jerman, baru tahun kemarin beli kamus ini, Pertama, buat saya kamus ini tidak perlu-perlu banget. Karena saya diwajibkan menggunakan kamus Jerman-Jerman. Kedua, kamusnya juga tidak terlalu sering beredar. Jadi begitu ketemu, langsung deh saya beli. 

Harganya kurang lebih sama dengan kamus Jerman - Indonesia yang sudah saya posting sebelumnya.

Rabu, 03 November 2010

Kamus Jerman - Indonesia

Kamus merupakan buku wajib dimiliki oleh orang yang belajar bahasa asing. Untuk kamus bahasa Jerman, saya merekomendasikan kamus ini. 

         
Kamus Jerman - Indonesia

















Kamus ini disusun oleh Adolf Heuken SJ, orang Jerman yang sudah lama tinggal di Indonesia. SJ merupakan gelar untuk pastor ordo Jesuit. 

Beliau sudah menyusun banyak buku termasuk buku tempat-tempat bersejarah di Jakarta. Wah, saya aja yang orang Jakarta, tidak tau begitu banyak tempat-tempat bersejarah di Jakarta. Inilah ciri khas orang Jerman. Semangat menelitinya tinggi sekali, termasuk tingkat ketelitiannya dalam meneliti segala sesuatunya. Termasuk kamus ini.

Sebelum menggunakan kamus ini, coba tengok halaman IX mengenai Erklärung der Zeichen und Abkürzungen atau Keterangan tanda-tanda singkatan. 

Selain itu, tentu saja pemahaman tata bahasa diperlukan. Misalnya mencari arti kata "sprichst", kita harus tahu dulu bahwa sprichst berasal dari kata sprechen. Kalau kita cari kata sprechen, kita akan menemukan maknanya yaitu "berbicara". Kalau langsung mencari kata sprichst, kita tidak akan menemukan kata sprichst di kamus ini, bahkan kamus manapun. Kecuali kamus yang memang sengaja dibuat untuk keperluan ini, yah.
Oh ya, di halaman belakang kamus ini terdapat daftar perubahan kata kerja. Ini sangat diperlukan bagi yang sedang atau sudah belajar Perfekt dan Präteritum.

Harga saat tulisan ini dibuat (November 2010), Soft Cover Rp 100.000,-, Hard Cover Rp 150.000,-.