Tampilkan postingan dengan label biaya hidup di Jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biaya hidup di Jerman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2013

Biaya sekolah di Jerman


Biaya sekolah di Jerman lebih murah dibandingkan Inggris dan Amerika. Namun, bukan berarti bebas biaya sama sekali, lho. Sampai saat ini ada dua negara bagian yang menetapkan biaya kuliah, sedangkan 14 negara bagian lainnya tidak menerapkan biaya kuliah.

Sejak Musim Dingin 2006/2007, beberapa universitas di Jerman diizinkan untuk menarik pembayaran dari mahasiswa S-1 atau undergraduate. Di peta di bawah ini, kalian bisa lihat negara bagian mana saja yang menerapkan pembayaran tersebut, yaitu negara bagian Niederschsen dan Bayern.



Beberapa universitas mengharuskan mahasiswanya membayar sekitar € 500 per semester bagi mahasiswa yang kuliahnya molor atau lebih lama 2  atau 4 semester dibandingkan dengan rekan-rekan kuliahnya.

Oh ya, jangan mencampur adukkan biaya tuition atau biaya kuliah dengan semester contributions (atau kontribusi semester). Keduanya tidak ada hubungannya satu sama lain. Dan jumlahnya tergantung dari universitas masing-masing. Uang ini meliputi biaya administrasi termasuk kontribusi social seperti ASta dan Studentenwerk (semacam senat mahasiswa). Banyak universitas memberikan tiket bagi mahasiswanya untuk menggunakan transportasi public dengan uang dari kontribusi semester ini.

Jika ada yang ingin ditanyakan tentang sekolah di Jerman, silahkan hubungi Pak Yanuar 0812 8489 0000, 0815 8489 0000, dan 021 310 3192.

Selasa, 18 Desember 2012

Euro, uangnya Jerman dan Eropa

Pasti sudah pada tau ya bahwa di Jerman dan 12 negara Eropa lainnya mata uang yang digunakan sama yaitu Euro (dalam bahasa Jerman dibaca 'oiro').

Negara-negara di Eropa yang menggunakan Euro adalah Belgia, Jerman, Finlandia, Perancis, Yunani, Belanda, Irlandia, Italia, Luxemburg, Austria, Portugal, Slovakia dan Spanyol. Kurang lebih 200 juta orang menggunakan Euro. Banyak juga ya, tapi yang menggunakan rupiah lebih banyak lagi, lho, karena penduduk Indonesia saja jumlahnya sudah 240 juta orang, he he he.

Uang Euro milik saya sewaktu ke Austria bersanding dengan pelajaran mengenai Euro di buku Studio dA1. Saya punya hampir semua koin yang ada dalam buku ini. 

Yang menarik, uang lembaran Euro (die Euroscheine) sama baik gambar, bentuk dan ukurannya di semua negara tersebut. Tetapi untuk uang koinnya (Münze) berbeda-beda di setiap negara. Masing-masing negara memiliki koin yang merupakan simbol dari negara mereka. Tetapi semua koin tersebut berlaku di 13 negara pemegang Euro.

Di buku Studio dA1 halaman 23 terdapat informasi mengenai hal tersebut. Pelajaran mengenai budaya di negara yang bahasanya sedang kita pelajari dsebut dengan Landeskunde. 

Inilah yang mendorong saya sewaktu di Austria untuk mencari, menahan bahkan rela menukar uang demi mengkoleksi koin Euro dari setiap negara. Nah, jadi hasilnya mulai hari ini (18/11/12) saya bisa menunjukkan kepada murid Euro yang sebenarnya, bukan cuma gambar saja, he he he. Tapi memang saya dasarnya adalah kolektor koin dari berbagai negara. 

Ada kejadian lucu, seorang trainer di Austria kemarin, begitu tau cita-cita saya langsung memberikan saya koin Euro dari Yunani, karena koin Euro dari Yunani agak jarang beredar. Dan dia bilang, setelah ini dia juga harus berburu Euro Yunani untuk dikoleksi. Ada yang tau kenapa? Karena saat ini, Yunani sebagai negara yang menjelang bangkrut dan mungkin harus keluar dari zona Euro. Nah, saat itulah koin Euro Yunani tidak diproduksi lagi. He he he, betul juga ya pendapat beliau itu.

Meski bentuknya sama, tetapi nilai suatu barang ternyata berbeda-beda di negara-negara tersebut. Misalnya, ketika saya membeli sebuah majalah, di sana tertera Deutschland € 2,20, Österreich  € 2,55, BeNeLux € 2,60, Italien € 2,60, Slowenien € 2,55, Slowakei € 3,00. 

Saya tidak paham kenapa harganya bisa berbeda-beda untuk barang yang sama. Bisa jadi karena kekuatan ekonomi negara tersebut. Yang terjadi kemudian, kadang-kadang di perbatasan negara (tidak ada perbatasan semacam tembok, kadang hanya semacam tugu saja) orang dari negara A berbelanja barang X di negara B, sedangkan orang di negara B berbelanja barang Y di negara A, karena lebih murah.   
    

Minggu, 11 Maret 2012

Lado Educare

Hallo Freunde,

Hari ini saya akan memperkenalkan rekan kerja saya yaitu pak Yanuar Budiarso. Pak Yanuar adalah pemilik sekaligus Student Counsellor atau konsultan studi di lembaga Lado Educare. Lado Educare mengkhususkan diri mengurus keperluan studi di negara Jerman.

Lembaga kami bernama Lado Educare yang tadinya berlokasi di Graha Mandiri, Basement Floor, Jl. Imam Bonjol Kav.61, Jakarta Pusat, sekarang pindah ke Gedung Arthaloka, Jl Jend Sudirman Kav. 2, Jakarta Pusat atau lebih dikenal dengan Bank Muamalat, karena bank ini berkantor di lantai dasarnya. Cukup mudah dijangkau karena dilintasi banyak bis, dan di depan gedung terdapat halte busway. 

Layanan yang disediakan Lado Educare cukup lengkap. Dari pemberian informasi formal studies seperti ingin tahu apa sih yang dimaksud Studienkolleg? Apa bedanya Fachhochschule dan Universität? Berapa biaya kuliah dan biaya hidup di Jerman? Konsultasi gratis, kok, tenang saja. Penting lho untuk punya informasi yang komprehensif sebelum memutuskan kuliah di Jerman.

Layanan lainnya adalah :
1. German Course di Jerman
2. Study Tour
3. Training (biasanya kantor)
4. Pengurusan visa turis, mengunjungi pameran, seminar, atau jenis-jenis short visit lainnya.
5. Visa menikah dengan orang Jerman (orang Jermannya tidak disediakan ya, he he he)
6. Visa Long Stay
7. Translation dan Legalization dokumen-dokumen
8. Opening Bank Account
9. Travel Insurance
10. Pembelian tiket airline dan kereta api di Jerman
11. Penjemputan di Jerman, baik di bandara maupun di stasiun kereta api. Bandara dan stasiun KA di Jerman cukup besar, jadi buat yang belum pernah ke sana cukup bikin keder.
12. Persiapan penguasaan bahasa Jerman
13. Program Au Pair, semacam kakak angkat untuk anak di keluarga Jerman. Lumayan buat batu loncatan untuk kuliah di Jerman.

Selama ini, persiapan bahasa Jerman untuk siswa yang akan berangkat ke Jerman dipegang oleh saya. Tetapi karena kesibukan yang semakin meningkat, saya cukup keteteran. Saya mohon maaf untuk teman-teman yang sudah mengirim email atau menelepon tetapi belum atau tidak saya respon balik dengan cepat.

In kurz, selain dengan saya, juga bisa menghubungi pak Yanuar Budiarso saja, jika berminat untuk  kuliah ataupun keperluan yang lain terkait Jerman. 

Pak Yanuar bisa dihubungi di tel 021-2511535, fax. 021-2511536. HP: 0812 8489 0000, 0815 8489 0000.
Atau menghubungi saya: 
Ibu Pipit 0858 1122 7868, 0812 8115 0858 (bisa WA), 
pin BB 27ec901c.
Email: 
yanuarbudiarso@yahoo.com, 
ladoeducare@gmail.com, 
fit_3a@yahoo.com 

Viel Erfolg und Alles Gute!

Selasa, 01 Maret 2011

Biaya Les Privat Bahasa Jerman

Dalam acara Public Session EU (Uni Eropa) dalam rangka pembuatan proposal kegiatan, 22 Februari 2011

Karena banyak yang bertanya, berapa biaya kursus atau les bahasa Jerman dengan saya, baik melalui komentar di blog ini, SMS, telepon dan email, maka saya merasa perlu juga untuk menuliskannya di sini.

Saya membuka kursus bahasa Jerman mulai dari level A1 hingga B2 termasuk persiapan ujian setiap level tersebut.


Nurnberg, Oktober 2018

Rumah saya di jl. Pilar 2 no. 23 A Rt 3/3, Kedoya Selatan,  Jakarta Barat. Tidak jauh dari Metro TV. 

Jika berminat bisa menghubungi saya, ibu Pipit di 0812 8115 0858 (WA saja), atau email saja di fit_3a@yahoo.com. 


Nurnberg, Oktober 2018


Jika masih ada pertanyaan, silahkan.

Ikuti FB Rumah Barley, ya.

Guten Tag,  Hari ini saya ingin mempromosikan akun FB saya yaitu Rumah Barley  Akun ini khusus tentang belajar bahasa Jerman dan Jerman.  Di...