Susunlah menjadi kalimat bermakna :
1. heissen - wie - Sie ?
2. ist - Name - Becker - mein.
3. ist - wer - Frau Beier ?
4. ich - das - bin.
5. Herr Schmidt - Sie sind ?
6. ich - nein - heisse - Klang.
7. du - heisst - wie ?
8. heisse - Lea - ich.
Rabu, 21 Januari 2009
Petunjuk untuk pemohonan Visa Au-Pair
Informasi ini didapat dari Kedutaan Jerman di Jakarta.
Undang-undang Imigrasi Jerman membuka kesempatan bagi pemuda/pemudi warga negara asing untuk dapat menetap sampai dengan satu tahun di salah satu keluarga penerima tamu di Jerman. Di sisi lain, warga negara asing tersebut selain dapat belajar bahasa Jerman juga dapat mengenal kehidupan di Jerman dari sudut pandang orang yang tinggal di dalam suatu keluarga di Jerman. Sang Au-Pair akan membantu dalam pekerjaan rumah-tangga terutama dalam menjaga anak-anak. Namun demikian fokus utama dalam kegiataan Au-Pair tetap berada pada bidang pendidikan.
Tujuan kegiatan Au-Pair bukan untuk menghindar dari ketentuan ijin kerja dan ijin tinggal bagi warga asing untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Pemberian Visa Au-Pair dimungkinkan bila yang bersangkutan memenuhi syarat-syarat sebagiai berikut:
1. Pemohon harus berusia paling tidak 18 tahun dan pada saat permohonan diajukan tidak melewati usia 24 tahun.
2. Pemohon Au-Pair harus dapat berbahasa Jerman dengan tingkat Stufe A1. Hal ini setara dengan standar pendidikan bahasa Eropa yang biasanya didapat pada kursus bahasa selama 4 bulan, dengan 6 hari dalam satu minggu dan 6 jam dalam satu hari. Dengan dasar pengetahuan ini pemohon Au-Pair dapat beradaptasi dengan lebih mudah di Keluarga penerima tamu, terutama dalam berinteraksi dengan anak-anak. Hal ini juga dimaksudkan untuk perlindungan bagi sang Au-Pair dan juga keluarga penerima.
3. Keluarga penerima harus memiliki pasangan orang tua dengan setidaknya salah satu pasangan berbahasa ibu Jerman. Kewarganegaraan keluarga penerima dalam hal ini tidak dipermasalahkan.
4. Kegiatan Au-Pair pada dasarnya tidak dapat diberikan bila diantara sang Au-Pair dan keluarga penerima memiliki ikatan persaudaraan.
5. Sang Au-Pair membantu keluarga penerima dalam menjaga anak-anaknya dan dalam pekerjaan rumah tangga lainnya. Pemberian bantuan ini kira-kira selama 5 jam per hari atau 30 jam seminggu dan harus dibuat sedemikian rupa sehingga sang Au-Pair memiliki cukup waktu untuk mengikuti kursus bahasa, pendidikan lanjutan dan waktu luang.
Undang-undang Imigrasi Jerman membuka kesempatan bagi pemuda/pemudi warga negara asing untuk dapat menetap sampai dengan satu tahun di salah satu keluarga penerima tamu di Jerman. Di sisi lain, warga negara asing tersebut selain dapat belajar bahasa Jerman juga dapat mengenal kehidupan di Jerman dari sudut pandang orang yang tinggal di dalam suatu keluarga di Jerman. Sang Au-Pair akan membantu dalam pekerjaan rumah-tangga terutama dalam menjaga anak-anak. Namun demikian fokus utama dalam kegiataan Au-Pair tetap berada pada bidang pendidikan.
Tujuan kegiatan Au-Pair bukan untuk menghindar dari ketentuan ijin kerja dan ijin tinggal bagi warga asing untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Pemberian Visa Au-Pair dimungkinkan bila yang bersangkutan memenuhi syarat-syarat sebagiai berikut:
1. Pemohon harus berusia paling tidak 18 tahun dan pada saat permohonan diajukan tidak melewati usia 24 tahun.
2. Pemohon Au-Pair harus dapat berbahasa Jerman dengan tingkat Stufe A1. Hal ini setara dengan standar pendidikan bahasa Eropa yang biasanya didapat pada kursus bahasa selama 4 bulan, dengan 6 hari dalam satu minggu dan 6 jam dalam satu hari. Dengan dasar pengetahuan ini pemohon Au-Pair dapat beradaptasi dengan lebih mudah di Keluarga penerima tamu, terutama dalam berinteraksi dengan anak-anak. Hal ini juga dimaksudkan untuk perlindungan bagi sang Au-Pair dan juga keluarga penerima.
3. Keluarga penerima harus memiliki pasangan orang tua dengan setidaknya salah satu pasangan berbahasa ibu Jerman. Kewarganegaraan keluarga penerima dalam hal ini tidak dipermasalahkan.
4. Kegiatan Au-Pair pada dasarnya tidak dapat diberikan bila diantara sang Au-Pair dan keluarga penerima memiliki ikatan persaudaraan.
5. Sang Au-Pair membantu keluarga penerima dalam menjaga anak-anaknya dan dalam pekerjaan rumah tangga lainnya. Pemberian bantuan ini kira-kira selama 5 jam per hari atau 30 jam seminggu dan harus dibuat sedemikian rupa sehingga sang Au-Pair memiliki cukup waktu untuk mengikuti kursus bahasa, pendidikan lanjutan dan waktu luang.
Au Pair (anak angkat)
Apa sih Au pair yang saat ini sedang banyak dibicarakan orang ? Ini kutipannya dari wikipedia ;
An au pair (plural: au pairs) is a foreign-national domestic assistant working for, and living as part of, a host family. Typically, au pairs are young women who take on a share of the family's responsibility for child care as well as some housework, and receive a small monetary allowance for personal use.
The title comes from the French term au pair, meaning "on a par" or "equal to", indicating that the relationship is intended to be one of equals: the au pair is intended to become a member of the family, albeit a temporary one, rather than a domestic servant. In the best circumstances, both parties benefit from learning about the other's culture.
Au pair adalah orang asing yang menjadi asisten rumah tangga, dia bekerja dan tinggal sebagai bagian di sebuah keluarga tamu. Yang menjadi au pair biasanya adalah wanita muda yang mengambil alih tanggung jawab mengurus anak dan melakukan sejumlah pekerjaan rumah tangga dan menerima sejumlah uang untuk keperluan pribadi.
Istilah au pair berasal dari Perancis artinya 'sama, sederajat dengan' yang menunjukkan hubungan yang sejajar dan sederajat antara kedua belah pihak. Au pair menjadi bagian keluarga tersebut, meskipun hanya temporer, bukan sebagai pembantu rumah tangga. Selanjutnya, kedua belah pihak dapat memperoleh saling mempelajari kebudayaan masing-masing pihak.
An au pair (plural: au pairs) is a foreign-national domestic assistant working for, and living as part of, a host family. Typically, au pairs are young women who take on a share of the family's responsibility for child care as well as some housework, and receive a small monetary allowance for personal use.
The title comes from the French term au pair, meaning "on a par" or "equal to", indicating that the relationship is intended to be one of equals: the au pair is intended to become a member of the family, albeit a temporary one, rather than a domestic servant. In the best circumstances, both parties benefit from learning about the other's culture.
Au pair adalah orang asing yang menjadi asisten rumah tangga, dia bekerja dan tinggal sebagai bagian di sebuah keluarga tamu. Yang menjadi au pair biasanya adalah wanita muda yang mengambil alih tanggung jawab mengurus anak dan melakukan sejumlah pekerjaan rumah tangga dan menerima sejumlah uang untuk keperluan pribadi.
Istilah au pair berasal dari Perancis artinya 'sama, sederajat dengan' yang menunjukkan hubungan yang sejajar dan sederajat antara kedua belah pihak. Au pair menjadi bagian keluarga tersebut, meskipun hanya temporer, bukan sebagai pembantu rumah tangga. Selanjutnya, kedua belah pihak dapat memperoleh saling mempelajari kebudayaan masing-masing pihak.
Kenapa belajar bahasa Jerman?
Banyak orang Indonesia belajar bahasa Jerman terutama untuk kuliah di Jerman. Untuk mendaftar Studienkolleg di Jerman, pelamar asing termasuk Indonesia harus memiliki sertifikat ZD. Tetapi untuk jurusan tertentu seperti kedokteran, pelamar harus memiliki sertifikat ZMP. Kalau pelamar jurusan lain tetapi sudah memiliki sertifikat ZMP, maka masa belajar di Studienkolleg bisa dikurangi satu semester saja dari seharusnya 2 semester.
Ada juga yang belajar bahasa Jerman karena bermaksud menikah dengan orang Jerman. Salah satu syarat pengajuan visa ini adalah pemohon harus melampirkan sertifikat A1. Bagi yang bermaksud ke Jerman untuk mengikuti program Au pair (kakak angkat), harus melampirkan sertifikat A1 dan undangan dari Gastfamilie.
Bagi yang bekerja di perusahaan Jerman, menguasai bahasa Jerman juga dapat menjadi advantage value. Karena bisa dikirim ke Jerman atau negara berbahasa Jerman lainnya seandainya ada perkembangan terbaru dari principal di sana atau training mengenai suatu alat baru. Paling tidak bisa ngobrol dengan bos, dan siapa tau mudah naik pangkat. He he he.
Ada juga yang belajar bahasa Jerman karena bermaksud menikah dengan orang Jerman. Salah satu syarat pengajuan visa ini adalah pemohon harus melampirkan sertifikat A1. Bagi yang bermaksud ke Jerman untuk mengikuti program Au pair (kakak angkat), harus melampirkan sertifikat A1 dan undangan dari Gastfamilie.
Bagi yang bekerja di perusahaan Jerman, menguasai bahasa Jerman juga dapat menjadi advantage value. Karena bisa dikirim ke Jerman atau negara berbahasa Jerman lainnya seandainya ada perkembangan terbaru dari principal di sana atau training mengenai suatu alat baru. Paling tidak bisa ngobrol dengan bos, dan siapa tau mudah naik pangkat. He he he.
Sistem Ujian Bahasa Jerman
Berdasarkan "European Framework of Reference for Languages" (Kesepakatan Eropa untuk Jenjang Kompetensi Bahasa) kursus dibagi menjadi :
Level Dasar :
A1 Pada tingkat ini anda mengembangkan kemampuan dasar berkomunikasi dalam bahasa Jerman. Yang dipelajari adalah mengenai hal-hal sehari-hari, dapat mengerti dan menulis teks sederhana.
Start Deutsch 1 atau A1 membutuhkan kemampuan bahasa Jerman yang sangat sederhana. Ujian ini menyatakan keberhasilan seseorang mencapai tingkat A1 – tingkat pertama dari 6 tingkat Kesepakatan Eropa Untuk Jenjang Kompetensi Bahasa.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
A2 : Pada tingkat ini anda mengembangkan kemampuan dasar berkomunikasi dalam bahasa Jerman. Yang dipelajari adalah mengenai hal-hal sehari-hari, dapat mengerti dan menulis teks sederhana.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
B1 : Pada tingkat ini anda mengembangkan pengetahuan di bidang tata bahasa dan kosa kata. Anda akan belajar memahami teks dan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih mendalam. Ujian dan sertifikat Zertifikat Deutsch.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
Level Menengah :
B.2.1, B.2.2, B.2.3 : Pada tingkat ini anda akan mempelajari teks dan audio visual yang lebih rumit. Anda akan belajar bagaimana berkomunikasi dan mengerti bahasa Jerman dengan menggunakan gramatik yang lebih kompleks dan kosa kata yang lebih luas. Ujian dan sertifikat Zertifikat Deutsch für den Beruf.
C.1.1 : Pada tingkat ini anda akan mengasah kemampuan untuk memahami dan mendiskusikan teks-teks dan materi audio visual yang kompleks. Sertifikat dan ujian Zentrale Mittelstufenprüfung.
Level Atas :
C.1.2, C.1.3 : Pada tingkat ini anda akan dilatih mengasah kemampuan untuk memahami dan mendiskusikan teks-teks dan materi audio visual yang rumit. Sertifikat dan ujian Prüfung Wirtschaftsdeutsch.
C.2.1, C2.2 : pada tingkat ini anda akan dilatih membaca dan mendiskusikan teks umum dan teks sastra. Peserta ditugaskan untuk membuat presentasi dengan tema kebudayaan dan kehidupan bermasyarakat di Jerman. Pada tingkat ini penekanan dikhususkan pada kemampuan menulis. Ujian dan sertifikat Zentrale Oberstufenprüfung (ZOP) dan Kleines Deutsches Sprachdiplom (KDS).
GDS : Persiapan untuk ujian Gds difokuskan pada pemahaman karya-karya sastra Jerman pilihan. Selain itu dibahas juga tentang perkembangan aktual kehidupan sosial di Jerman. Ujian dan sertifikat Grosses Deutsches Sprachdiplom (GDS).
Level Dasar :
A1 Pada tingkat ini anda mengembangkan kemampuan dasar berkomunikasi dalam bahasa Jerman. Yang dipelajari adalah mengenai hal-hal sehari-hari, dapat mengerti dan menulis teks sederhana.
Start Deutsch 1 atau A1 membutuhkan kemampuan bahasa Jerman yang sangat sederhana. Ujian ini menyatakan keberhasilan seseorang mencapai tingkat A1 – tingkat pertama dari 6 tingkat Kesepakatan Eropa Untuk Jenjang Kompetensi Bahasa.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
- mengerti pecakapan pendek dalam situasi sehari-hari, pertanyaan sederhana, laporan singkat sederhana, dan memahami pesan singkat termasuk pesan dari mesin penjawab telepon,
- menyimpulkan informasi yang sesuai dari pesan tertulis, informasi umum, dan iklan-iklan singkat,
- menyebutkan dan mengetahui angka, jumlah, waktu dan harga,
- mengisi formulir dengan data-data pribadi yang lengkap,
- menceritakan diri sendiri dalam bentuk tulisan singkat,
- memperkenalkan diri dan menjawab pertanyaan yang menyangkut diri sendiri,
- menyusun pertanyaan dan permintaan sekaligus menanggapinya.
A2 : Pada tingkat ini anda mengembangkan kemampuan dasar berkomunikasi dalam bahasa Jerman. Yang dipelajari adalah mengenai hal-hal sehari-hari, dapat mengerti dan menulis teks sederhana.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
- mengerti informasi-informasi penting di dalam percakapüan sehari-hari dan juga mengerti berizta singkat dari radio atau percakapan dalam telepon,
- memahami informasi-informasi penting pada artikel-artikel pendek pada koran , iklan-iklan harian, dan pengumuman sehari-hari.
- Mengisi formulir-formulir umum di toko, bank atau instansi pemerintah,
- Meninggalkan pesan yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari Anda,
- Memperkenalkan diri secara lisan dan bertukar cerita tentang kegiatan Anda sehari-hari,
- Menanyakan dan menjawab tema-tema yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari,
- Membuat janji dan bernegosisasi dalam perbincangan sehari-hari.
B1 : Pada tingkat ini anda mengembangkan pengetahuan di bidang tata bahasa dan kosa kata. Anda akan belajar memahami teks dan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih mendalam. Ujian dan sertifikat Zertifikat Deutsch.
Anda bisa lulus ujian ini, jika sudah bisa :
- mengerti secara rinci informasi-informasi penting dari sebuah percakapan, pengumuman publik, dan siaran radio,
- mengetahui secara persis informasi-informasi yang terdapat pada koran, statistik dan pengumuman,
- menulis pemberitahuan yang sifatnya pribadi atau setengah resmi, seperti surat atau e-mail,
- berbincang-bincang mengenai topik pembicaraan yang menurut Anda menarik, sambil mengemukakan pendapat singkat dan menanggapi pendapat lawan bicara,
- memberitakan suatu kejadian sehari-hari, mengemukakan pendapat atau membuat janji.
Level Menengah :
B.2.1, B.2.2, B.2.3 : Pada tingkat ini anda akan mempelajari teks dan audio visual yang lebih rumit. Anda akan belajar bagaimana berkomunikasi dan mengerti bahasa Jerman dengan menggunakan gramatik yang lebih kompleks dan kosa kata yang lebih luas. Ujian dan sertifikat Zertifikat Deutsch für den Beruf.
C.1.1 : Pada tingkat ini anda akan mengasah kemampuan untuk memahami dan mendiskusikan teks-teks dan materi audio visual yang kompleks. Sertifikat dan ujian Zentrale Mittelstufenprüfung.
Level Atas :
C.1.2, C.1.3 : Pada tingkat ini anda akan dilatih mengasah kemampuan untuk memahami dan mendiskusikan teks-teks dan materi audio visual yang rumit. Sertifikat dan ujian Prüfung Wirtschaftsdeutsch.
C.2.1, C2.2 : pada tingkat ini anda akan dilatih membaca dan mendiskusikan teks umum dan teks sastra. Peserta ditugaskan untuk membuat presentasi dengan tema kebudayaan dan kehidupan bermasyarakat di Jerman. Pada tingkat ini penekanan dikhususkan pada kemampuan menulis. Ujian dan sertifikat Zentrale Oberstufenprüfung (ZOP) dan Kleines Deutsches Sprachdiplom (KDS).
GDS : Persiapan untuk ujian Gds difokuskan pada pemahaman karya-karya sastra Jerman pilihan. Selain itu dibahas juga tentang perkembangan aktual kehidupan sosial di Jerman. Ujian dan sertifikat Grosses Deutsches Sprachdiplom (GDS).
Senin, 19 Januari 2009
Imperatif (kalimat perintah)
Kalimat perintah dalam bahasa Jerman terdapat dalam 3 kategori kepada siapa perintah diberikan yaitu du, ihr dan Sie.
Imperativ untuk „du”
1. Akhiran –st pada konyugasi kata kerja untuk du hilang, demikian pula subyek ’du’
Vater --> Sohn Geh ins Bett!
2. Demikian juga jika kata kerja berubah vokal (Vokalwechselverben) e --> i
Vater --> Sohn Sprich nicht so laut!
3. Untuk kata kerja berubah vokal (Vokalwechselverben) a --> ä
Vater --> Sohn Fahr langsam!
Imperativ untuk „ihr“
Akhiran –t pada konyugasi kata kerja untuk ihr tetap ada. Tetapi subyek ihr dihilangkan.
Vater --> Kinder Steht jetzt auf!
Imperativ untuk „Sie“
Pola kalimat sama seperti membuat pertanyaan.
Machen Sie die Arbeit fertig, bitte!
Bitte, machen Sie die Arbeit fertig!
Catatan :
1. Penempatan bitte boleh di depan, di belakang atau di tengah kalimat.
2. Doch bisa digunakan untuk memperhalus tekanan dalam kalimat perintah.
Imperativ untuk „du”
1. Akhiran –st pada konyugasi kata kerja untuk du hilang, demikian pula subyek ’du’
Vater --> Sohn Geh ins Bett!
2. Demikian juga jika kata kerja berubah vokal (Vokalwechselverben) e --> i
Vater --> Sohn Sprich nicht so laut!
3. Untuk kata kerja berubah vokal (Vokalwechselverben) a --> ä
Vater --> Sohn Fahr langsam!
Imperativ untuk „ihr“
Akhiran –t pada konyugasi kata kerja untuk ihr tetap ada. Tetapi subyek ihr dihilangkan.
Vater --> Kinder Steht jetzt auf!
Imperativ untuk „Sie“
Pola kalimat sama seperti membuat pertanyaan.
Machen Sie die Arbeit fertig, bitte!
Bitte, machen Sie die Arbeit fertig!
Catatan :
1. Penempatan bitte boleh di depan, di belakang atau di tengah kalimat.
2. Doch bisa digunakan untuk memperhalus tekanan dalam kalimat perintah.
Modalverben (kata kerja modal)
Modalverben
Kata kerja modal. Jika menggunakan 2 kata kerja, maka kata kerja kedua harus berbentuk infinitiv dan diletakkan di paling akhir kalimat. Pola kalimat :
Subjekt + Modalverb + Ergänzung + Infinitiv.
Contoh :
Ich kann Englisch.
Ich kann Englisch sprechen.
Er muss nachts arbeiten.
Pola konyugasi Modalverb :
können = bisa, dapat
ich kann
du kannst
er/sie/es kann
wir können
ihr könnt
sie/Sie können
müssen = harus
ich muss
du musst
er/sie/es muss
wir müssen
ihr müsst
sie/Sie müssen
wollen = ingin, mau
ich will
du willst
er/sie/es will
wir wollen
ihr wollt
sie/Sie wollen
dürfen = boleh
ich darf
du darfst
er/sie/es darf
wir dürfen
ihr dürftt
sie/Sie dürfen
möchten = ingin (arti hampir sama dengan wollen)
ich möchte
du möchtest
er/sie/es möchte
wir möchten
ihr möchtet
sie/Sie möchten
Kata kerja modal. Jika menggunakan 2 kata kerja, maka kata kerja kedua harus berbentuk infinitiv dan diletakkan di paling akhir kalimat. Pola kalimat :
Subjekt + Modalverb + Ergänzung + Infinitiv.
Contoh :
Ich kann Englisch.
Ich kann Englisch sprechen.
Er muss nachts arbeiten.
Pola konyugasi Modalverb :
können = bisa, dapat
ich kann
du kannst
er/sie/es kann
wir können
ihr könnt
sie/Sie können
müssen = harus
ich muss
du musst
er/sie/es muss
wir müssen
ihr müsst
sie/Sie müssen
wollen = ingin, mau
ich will
du willst
er/sie/es will
wir wollen
ihr wollt
sie/Sie wollen
dürfen = boleh
ich darf
du darfst
er/sie/es darf
wir dürfen
ihr dürftt
sie/Sie dürfen
möchten = ingin (arti hampir sama dengan wollen)
ich möchte
du möchtest
er/sie/es möchte
wir möchten
ihr möchtet
sie/Sie möchten
Langganan:
Postingan (Atom)
Ikuti FB Rumah Barley, ya.
Guten Tag, Hari ini saya ingin mempromosikan akun FB saya yaitu Rumah Barley Akun ini khusus tentang belajar bahasa Jerman dan Jerman. Di...
-
Perfekt Digunakan untuk mengatakan waktu yang telah lampau. Perfekt dalam Bahasa Jerman digunakan dalam percakapan sehari-hari. Karena itu s...
-
Karlskirche atau Gereja Karl, Wina, Austria Obyek dalam bahasa Jerman ada 2 yaitu obyek Akkusativ dan obyek Dativ. Dalam bahasa In...
-
Bagaimana sih menyebutkan jam dalam b ahasa Jerman? Ada dua cara: cara resmi dan menyebutkan jam dengan bahasa sehari-hari. Menyebutkan...