Sabtu, 01 Maret 2014

Something that can make you are enthusiastic to learn German

How? Yes, how?

Many people come to me and to this blog to learn German, include you . Some of them want to study in Germany, some because of work, or just sight-seeing. Whatever the reason, if you want to go to Germany, it’s better to understand German.  People who want to study in Germany should have B1 certificate. People who want to get marry with Germans, people who want to accompany their spouse working or doing research in Germany should have A1 certificate.  Even, if you are just a tourist, it’s better to understand German though just a bit. Germans can speak English, but if you can speak German a bit, Germany, Austria and Switzerland  as well will be your home. 

I was in an old gate of Stadtschlaining, Austria, Fall 2012

As for me, I put some pictures of German and Europe in my rooms. Many young people decorate their rooms with favorite singer and movie stars. Why don’t we put a picture or some pictures of German or Austria in your room? You can download pictures in internet. Please be careful with copy rights of pictures. Check it first before you download it. But I think, if you download and print it for personal use, that can’t harm you. 

I myself put pictures from magazines, postcards or brochure in my room and in the front of my study table. I buy used magazines, it’s cheap, only Rp 5.000 each. And if you buy more, the seller can give you discount. I get brochures when I visited exhibition, especially education exhibition. Some of my friends gave me postcards when they were in Germany, and I was thankful for that. Those pictures make me enthusiastic to learn German and remind me that someday I will be in Germany. Do you remember that our parents’ generations put the picture of Ka’bah and Mecca in the living room, though they have never been there? That’s the sign that inside their heart and mind, they want to be there!! So do you!

Minggu, 19 Januari 2014

Buku Latihan Bahasa Jerman

Banyak yang bertanya ke saya mengenai latihan bahasa Jerman. Dalam beberapa postingan, saya sudah memuat sejumlah latihan yang saya dapatkan dari dosen saya sewaktu saya masih kuliah di IKIP Jakarta di tahun 90-96, sekarang namanya UNJ (Universitas Negeri Jakarta).

Dosen saya ini bernama Herr Sitorus. Dan hingga hari ini beliau masih rajin membuat soal latihan. Jujur saja, kemampuan bahasa Jerman saya, khususnya tata bahasa Jerman sangat terbantu ketika mengerjakan soal-soal dari beliau. Nah, jika ada yang berminat untuk membeli latihan bahasa Jerman dari beliau, silahkan langsung menghubungi beliau di email: sitorus.bergman@yahoo.de

Buku mengenai Dativ yang dijual di sebuah toko buku di Mariahilfestrasse, Wina, Austria.
Bukan buku ini yang disediakan Herr Sitorus, ya. Ini hanya untuk ilustrasi saja. 


Buku latihan yang ada adalah Soft Copy atau dalam bentuk Word Document atau PDF sebanyak 45 - 55 halaman. Harganya Rp 20.000 - Rp 25.000,-. Pengiriman file akan dilakukan via email. Pilih latihan tergantung dari tingkat belajar anda sendiri. 

A1-1 Bhs. Jerman Otodidak

A1 Fahrrad / gemischte Übungen (mit Bildern)

A1 Frühstück / gemischte übungen

A2 - Realität / gemischte Übungen

A1-A2-B1 / Wiederholungskurs

A1-A2-B1 Satzgerürst / Sätze bilden

B1 - Allerlei / gemischte Übungen

B1- Ideen / Wortschatz lernen

B1 - Vorbereitung / gemischte übungen

B2 - ANUE 1 - Ausdrucks- und Wortschatzaufbau

B2 - ANUE 2 - WORTSCHATZ

B2 - Allerlei / gemischte übungen

B2 - Ausdauer / gemischte Übungen

B2 - Das Gleichgewicht / gemischte übungen

B2 - Regenwald 3 / Ausdrucks- und Wortschatzübung

B2 - Regenwald 4 / Ausdrucks- und Wortschatzübung

B2 - Regenwald 5 / Ausdrucks- und Wortschatzübung

C1 - Allerlei / gemischte Übungen

C1 - ANUE 3 - Latihan kosa-kata dan membentuk kalimat - N E U

Senin, 22 Juli 2013

Latihan membuat kalimat untuk level B2

Soal B2 kadang sulit didapat, jadi begitu Herr Sitorus membuatnya, langsung saya 'sabet', supaya pembaca blog di sini mendapatkan ilmu dan latihan untuk level ini. Bagi yang sudah bisa pada latihan sebelumnya, boleh juga berlatih di level ini.

Seperti biasa, soal akan ditambahkan sewaktu-waktu.

Stephansdom, atau katedral Stephan (St. Steven) , sebuah katedral yang besar sekali terletak di pusat kota Wina, dibangun tahun 1147.


Beispiel
Siapa yang ingin ikut menonton ke bioskop?
(wer - Lust haben, zu + Infinitiv - mitkommen in (Akk) - s,Kino
Jawaban
Wer hat Lust, ins Kino mitzukommen?

 Soal
1. Suaminya tidak mengizinkannya bekerja seharian penuh.
(ihr Mann - jemanden (sie) nicht erlauben, zu + Infintiv - vollzeitig arbeiten)
>> Ihr Mann . . . . . . . . . . 

2. Para penganggur itu hidup dari bantuan sosial.
(d___  - pl,Arbeitslosen - leben von (Dativ) - d___ - e,Sozialhilfe)
.. D____  Arbeitslosen . . . . . . . . . . 

3. Besonders nach starkem Regen vermehren sich die Mücken rasant.
>> ____  rasant   ______ren . . . . . . . 

4. Mücken machen uns das Leben in den Sommermonaten schwer.
>> jemand___  _____ _____ schwer  _____en.

5. Hier sind Ideen, wie Sie sich die Plagegesiter vom Leib halten.
>> etwas ____ L______  ____en

6. die Mücken stechen jeden, sie machen (fast) keine Unterschiede.
>> K___  _____  ______en






Minta tolong atau memerintah

Kemarin, saya mendapat email seperti ini dari seseorang, saya menduganya adalah siswa SMA. 

Halo, saya mempunyai tugas bahasa Jerman membuat karangan liburan. apakah anda bisa mentranslatenya? please... tugasnya akan dikumpulkan besok pagi....please....


Buat saya, email seperti ini tidak patut, karena memerintah saya. Saya tidak kenal dengan yang membuat email ini, sebaliknya, yang mengirim email ini juga tidak kenal saya. Lalu apa haknya memerintah saya. Kedua, menulisnya dengan huruf besar. Secara etika berinternet-an, menulis dengan huruf besar menunjukkan si penulis marah, jadi email ini sangat tidak sopan untuk saya.

Saya membuat blog ini untuk berbagi pengetahuan. Kalau anda mau belajar bahasa Jerman secara privat dengan saya, saya dan teman-teman saya akan membantu. Anda ingin meminta informasi bersekolah di Jerman, saya dan teman-teman saya akan membantu. 

Balik lagi kepada kesopanan, saya jadi ingat cuplikan lagunya Opie Andaresta, "Sekarang jaman internet, tapi etiket gak boleh macet".  

Menterjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jerman itu biayanya mahal. Dan meskipun anda mampu membayarnya, tetap anda tidak boleh memerintah orang yang membantu anda.

Saya tidak melarang anda untuk minta tolong pada saya terkait pelajaran bahasa Jerman. Misalnya mengoreksi tulisan atau karangan anda, meski anda bukan murid saya langsung. Kirimkan tulisan anda yang sudah dibuat dalam bahasa Jerman, nanti saya bantu koreksi. Ini namanya orang yang berniat mau belajar dengan benar. Tetapi bukan minta tolong dengan nada memerintah seperti email di atas. :D 


Jumat, 05 Juli 2013

Membuat kalimat sederhana dalam bahasa Jerman

Mengarang dalam bahasa apapun kelihatnnya sulit. Tapi bisa dipelajari. 

Trik yang biasanya digunakan oleh para guru bahasa dan ahli bahasa adalah mulailah dengan membuat bullet point atau inti dari kalimat yang akan kita buat. Baru kemudian kita susun dan edit tata bahasa dan susunan kalimatnya. Membuat kalimat dalam bahasa Jerman perlu latihan terus menerus, supaya kesalahan semakin sedikit. 

Di bawah ini saya berikan latihan menulis kalimat-kalimat sederhana dengan kosa kata dan tata bahasa yang sudah dipelajari. Latihan dibuat berdasarkan level belajar dan tentu saja akan ditambahi jika Herr Sitorus membuat soal baru. 

Contoh: 

Kemarin anak itu tidak sekolah.

(gestern – sein – d_ - r Sohn – nicht zur Schule gegangen)
>> Gestern ist der Sohn nicht zur Schule gegangen.

Catatan:
Kalimat ini menggunakan tata bahasa Perfekt.




SATZGERÜST - BILDEN SIE SÄTZE- A1 



1. Di pesta itu dia terlalu banyak makan.
(auf der Party – er – zu viel gegessen haben)
>> Auf der Party …

2. Mengapa kalian menjual rumah?
(warum – ihr – euer Haus verkauft haben)
>> Warum …

3. Kemarin dia tidak datang
(gestern – er – sein/haben – nicht gekommen)
>> Gestern ____ ____ nicht gekommen.

4. Kapan kamu beli kulkas ini?
(wann – du – haben/sein – gekauft AKK – dies__ - r AC?)
>> Wann _____ ____ diese__ AC gekauft?

5. Kenapa Anda tidak tinggal lebih lama di Paris?
(warum – Sie – haben/sein – nicht länger geblieben – in Paris)
>> Warum ____ _____ _____ _____ in Paris geblieben?







Minggu, 30 Juni 2013

Jakarnaval 2013

Memperingati ulang tahun Jakarta, pemerintah DKI Jakarta menyelenggarakan sejumlah acara, antara lain Jakarnaval 2013, yang diselenggarakan hari Minggu 30 Juni 2013. Acara mulai dari Balaikota yang terletak di Jl. Kebon Sirih, berakhir di jl. Thamrin, meskipun mobil karnaval sepertinya akan berakhir di jl. Kebon SIrih lagi.

Acara tahunan ini cukup menarik dan menyedot perhatian masyarakat. Dari jaman kecil saya selalu menonton acara karnaval ini. Seru aja melihat mobil hias. Kali ini, pemda DKI memberikan warna baru dengan menampilkan Festival Ondel-ondel internasional berupa parade yang diikuti oleh ribuan siswa SMA di seluruh Jakarta. Niatnya, Festival Ondel-ondel ini akan mengalahkan atau paling  tidak menyamai parade serupa di Pasadena (California) dan Rio de Janeiro (Brazil). Oh ya, apakah ada pembaca blog yang ikutan parade kemarin? Seru banget, ya. 

Kuning coklat keemasan. Anggun dan glamor. Jakarnaval 2013
Kuning mempesona. Peserta dibagi dalam kelompok warna. Kelompok ini adalah kelompok warna kuning coklat keemasan. Kelihatan anggun dan glamor dalam balutan gaun pesta a la Princess dengan kain batik. 

Desainnya keren-keren. Jakarnaval 2013
Biru, hijau dan ungu yang menawan. Warna-warna dingin ini menjadi ceria sekaligus menyejukkan.  

Korean Style atau Minangkabau Style. Jakarnaval 2013
Cowok-cowok juga gak mau kalah dan ikut bergaya. Pas melihat mereka, saya langsung teringat dengan prajurit dan ksatria dari Korea kuno. Keren banget. Tapi melihat  yang berbusana merah, saya langsung teringat Minangkabau. Keren juga.


Ada peserta nyasar, he he he. Jakarnaval 2013
Meski kecewa dengan penonton yang memenuhi jalan raya, sehingga para peserta pawai bahkan kesulitan berjalan, tetapi ada bagusnya juga jarak yang tidak terlalu jauh bagi penonton. Mereka bisa berfoto dengan para peserta parade. Saya jadi ikut-ikutan berfoto bersama mereka deh. Sepertinya mereka sudah diberitahu untuk bergaya, setiap kali ada penonton yang intgin berfoto bersama mereka. 


Ibu-ibu duduk di kursi taman di Jl. Thamrin saat Jakarnaval 2013 berlangsung

Eh, tapi kok ada yang duduknya kayak begini ya. Ibu-ibu pula. Meski katanya, biar bisa melihat parade atau pawai, tetap aja gak patut dan tidak enak dilihat. Kursi taman ini milik rakyat, dibeli pakai duit rakyat, bukan berarti bisa seenak-enaknya lho duduk dengan cara begini. Tidak patut. Kalau di Jerman dan di Eropa, orang yang duduk seperti ini di muka umum dengan fasilitas umum akan ditegur polisi. Nah. Jangan ikut-ikutan kayak begini ya. Jadilah masyarakat yang beradab, civilized people, kulturvisierte Leute dimulai dari hal-hal kecil yaitu duduk dan berlaku sepatutnya, buang sampah pada tempatnya dan sebagainya.